Banyumas – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 Desa Jambu melaksanakan program kerja bidang pemberdayaan masyarakat dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket ramah lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (3/8/2025) pukul 08.00–11.00 WIB di Balai Dusun Karang Tengah, Desa Jambu, Kecamatan Wangon.
Pelatihan diikuti oleh sembilan orang perwakilan masyarakat Dusun Karang Tengah bersama mahasiswa KKN. Program ini bertujuan mengurangi limbah pertanian, khususnya bonggol jagung, sekaligus menciptakan bahan bakar alternatif yang murah, mudah didapat, serta mendukung upaya pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.
Rangkaian kegiatan dimulai dari penjelasan mengenai potensi limbah bonggol jagung, pengenalan alat dan bahan, hingga praktik langsung pembuatan briket. Dalam sesi praktik, peserta diajak memproses bonggol jagung yang telah dibakar menjadi arang, kemudian ditumbuk, diayak, dan dicampur dengan perekat alami berupa tepung kanji. Setelah itu, adonan dicetak menggunakan pipa paralon dan dikeringkan selama 2–3 hari hingga siap dipakai sebagai bahan bakar.
Suasana pelatihan berlangsung antusias karena peserta bisa langsung mencoba membuat briket dengan panduan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pengalaman baru dalam mengolah limbah pertanian menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis sekaligus bermanfaat bagi lingkungan.
Mahasiswa KKN Kelompok 25 berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam pemberdayaan energi terbarukan berbasis lokal. Dengan pemanfaatan bonggol jagung sebagai briket, diharapkan masyarakat tidak hanya mengurangi limbah pertanian, tetapi juga memiliki alternatif energi yang lebih murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
| Luas Area | 100 m2 |
| Luas Bangunan | 90 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2012 |